Senin, 09 Desember 2013

Mobil Murah Ayla Mulai Jadi Andalan Daihatsu

Mobilxmotor.com – Daihatsu Indonesia puas dengan pencapain mobil murah mereka, Ayla. Mobil yang mengikuti program mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) tersebut telah mendapat izin sejak bulan september yang lalu dengan penjualan wholesale yang mencapai 5.000 unit perbulannya mulai November 2013.
Dengan hasil ini Ayla memberikan kontribusi 30 persen dari total penjualan Daihatsu pada bula November yang lalu dengan total penjualan mencapai 17.039 unit. Sedangkan periode Januari-November 2013, total penjualan Daihatsu tercatat 171.195 unit, naik 14 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya 150 183 unit.
Daihatsu menjelaskan bahwa Xenia masih menjadi andalan dengan kontribusi sebesar 62.688 unit atau 36.62 persen dari tota penjualan. Kedua diraih oleh Gran Max pick up dengan penjualn 43.989 unit (25,7 persen), Gran Max minibus 14.267 unit (8,33 persen), Terios 23.711 unit (13,85 persen), Ayla 14.404 unit (8.41 persen), Sirion 6.780 unit (3,96 persen), dan Luxio 5.356 unit (3,13 persen).
Sumber : MobilxMotor

Hingga November 2013, Penjualan Daihatsu Lampaui Sepanjang Tahun Lalu

Jakarta - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) membukukan penjualan wholesales untuk periode Januari-November 2013 mencapai 171.195 unit.
"Pencapaian wholesales Daihatsu per November 2013 telah mencapai 171.195 unit, sudah melebihi pencapaian wholesales sepanjang tahun 2012 sebanyak 162.742 unit," ujar Direktur Marketing ADM, Amela Tjandra dalam rilisnya, Sabtu (7/12).
Penjualan periode Januari-November 2013 ini naik 14 persen dibandingkan Januari-November 2012 sebanyak 150.183 unit. Adapun penjualan November saja, wholesales Daihatsu mencapai angka 17.039 unit.
All New Xenia berkontribusi paling besar untuk penjualan wholesales Daihatsu periode Januari-November 2013 sebesar 62.688 unit atau 36,62 persen. Disusul dengan Gran Max Pick Up 43.989 unit atau 25,70 persen dan Gran Max Minibus 14.267 unit atau 8,33 persen.
Adapun Terios menyumbang 23.711 unit atau 13,85 persen. Ayla menyumbang 14.404 unit atau 8,41 persen disusul Daihatsu Sirion terjual 6.780 unit atau 3,96 persen dan Daihatsu Luxio terjual 5.356 unit atau 3,13 persen.
Sumber:PR

Sabtu, 07 Desember 2013

Xenia dan Gran Max Dagangan Laris Daihatsu

Otosia.com - Selama bulan Oktober 2013 penjualan whole sales Daihatsu berhasil mencapai rekor tertinggi sebanyak 20.445 unit dengan pangsa pasar 18% dari total pasar Oktober 2013 sebanyak 113.304 unit.
Sementara retail sales Daihatsu Oktober 2013 juga sukses mencapai rekor tertinggi 17.210 unit atau 15,9% dari pasar retail nasional sebanyak 108.252 unit.
Jika ditotal, sepanjang Januari-Oktober 2013 whole sales Daihatsu mencapai 154.156 unit, naik 14% dibandingkan Januari-Oktober 2012 sebanyak 135.546 unit. Sehingga pangsa pasar whole sales mencapai 15,1% dari total pasar nasional sebesar 1.021.583 unit selama 10 bulan pertama 2013.
Sedangkan retails ales Daihatsu untuk periode yang sama mencapai 146.854 unit, naik 9% dibandingkan periode yang sama 2012 sebanyak 134.231 unit. Sehingga pangsa pasar retail sales Daihatsu mencapai 14,8% dari total pasar nasional sebesar 990.009 unit.
Pencapaian ini mengukuhkan posisi whole sales dan retail sales Daihatsu pada ranking kedua market share dan volume penjualan otomotif nasional selama periode 10 bulan tahun 2013.
"Kami bersyukur penjualan Daihatsu mendekati akhir tahun semakin meningkat. Produk baru kami, Astra Daihatsu Ayla, mendapat sambutan yang baik dari masyarakat. Kami optimis penjualan Daihatsu 2013 akan mencapai target 165.000 unit," ujar Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor.
Whole sales Daihatsu Januari-Oktober 2013 berturut-turut disumbang oleh All New Xenia sebesar 59.427 unit atau 38,55%. Disusul Gran Max Pick Up 39.497 unit atau 25,62% dan Gran Max Minibus 12.791 unit atau 8,30%. Sehingga total Gran Max menjadi 52.288 unit atau 33,92%.
Terios menyumbang 21.817 unit atau 14,15%. Astra Daihatsu Ayla menyumbang 9.306 unit atau 6,04% disusul Daihatsu Sirion terjual 6.238 unit atau 4,05% dan Daihatsu Luxio terjual 5.080 unit atau 3,30%.
Sedangkan untuk retail sales Daihatsu Januari-Oktober 2013 mencapai 146.854 unit terdiri dari All New Xenia 56.659 unit atau 38,58%. Gran Max Pick Up sebanyak 38.157 unit atau 25,98% dan Gran Max Minibus 12.564 unit atau 8,56%. Sehingga total Gran Max terjual 50.721 unit atau 34,54%.
Terios mencapai 21.304 unit atau 14,51%. Astra Daihatsu Ayla terjual 7.036 unit atau 4,79% serta Daihatsu Sirion terjual 6.119 unit atau 4,17% dan Luxio terjual 5.015 unit atau 3,41%.
Saat Daihatsu memiliki 206 outlet, yang terdiri dari 122 outlet kategori VSP (penjualan Daihatsu baru, aksesori, servis kendaraan, serta sukucadang) dan 84 outlet kategori V (hanya melayani penjualan Daihatsu terbaru).

Jumat, 06 Desember 2013

Sejarah Perkembangan Mobil Daihatsu Di Indonesia

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengawali sejarahnya pada tahun 1973. Pada tahun 1973, Astra mendapatkan hak untuk mengimpor kendaraan Daihatsu ke Indonesia. Pada tahun 1976, PT Astra International ditunjuk menjadi agen tunggal, importir dan distributor tunggal kendaraan Daihatsu di Indonesia. PT Astra Daihatsu Motor atau biasa disingkat dengan ADM adalah Agen Tunggal Pemegang Merk mobil Daihatsu di Indonesia. Sebagai ATPM, ADM merupakan satu-satunya perusahaan yang berhak mengimpor, merakit dan membuat kendaraan bermerk Daihatsu di Indonesia. ADM merupakan perusahaan joint venture antara Daihatsu Motor Company dengan Astra International yang ada sejak tahun 1978. Kendaraan bermerk Daihatsu yang di jual di Indonesia dan dipasarkan oleh Astra adalah Daihatsu Zebra, Ceria, Charade, Taft,Feroza, Delta Truk, Taruna, Xenia, Terios, Sirion dan yang terbaru adalah Gran Max, Luxio dan Ayla. Kendaraan Daihatsu sepenuhnya didistribusikan oleh Astra melalui Divisi Daihatsu Sales Operation yang memiliki 137 jaringan penjualan di seluruh Indonesia, di mana 71 outlet penjualan merupakan cabang langsung dari Astra.

Sejarah Perkembangan Mobil Daihatsu Di Indonesia

1973 : Astra mendapat hak untuk mengimpor produk Daihatsu ke Indonesia. 
1976 : PT Astra International ditunjuk sebagai agen tunggal, importir, dan distributor tunggal kendaraan Daihatsu di Indonesia. 
1978 : Didirikan pabrik pengepresan plat baja, PT Daihatsu Indonesia sebagai perusahaan patungan PT Astra International, Daihatsu Motor Co.,Ltd. dan Nichimen. 
1983 : Didirikan Pabrik Mesin, PT Daihatsu Engine Manufacturing. 
1987 : PT Nasional Astra Motor didirikan sebagai agen tunggal dan importir kendaraan Daihatsu di Indonesia menggantikan PT Astra International. 
1992 : PT Astra Daihatsu Motor didirikan melalui merger 3 perusahaan, yaitu PT Daihatsu Indonesia, PT Daihatsu Engine Manufacturing Indonesia, dan PT National Astra Motor. 
1996 : Didirikan pabrik pengecoran alumunium di KIIC, karawang, Jawa Barat. 
1998 : Pembelian Pabrik perakitan dari PT Gaya Motor. Sejak saat itu ADM memiliki 4 pabrik yaitu, pabrik pengepresan plat baja, mesin, pengecoran, dan perakitan 
2004 : Diluncurkan Xenia Avanza yang merupakan produk kolaborasi antara Toyota Astra Motor dan Astra Daihatsu Motor. 
2005 : Produksi Astra Daihatsu Motor yang ke 1 juta kendaraan. 
2006 : Meluncurkan Rush dan Terios yang merupakan produk kolaborasi kedua antara Toyota dan Daihatsu. 
2007 : Peningkatan kapasitas produksi menjadi 211.000 unit per tahun sekaligus memperingati ulang tahun Daihatsu ke 100 tahun. 
2008 : Ekspor perdana Daihatsu Gran Max ke Jepang. 
2013 : Produksi Astra Daihatsu Motor Yang ke 3 juta kendaraan, dimana 1.518.726 kendaraan adalah Avanza dan Xenia. 
2013 : Diluncurkan Daihatsu Ayla yang di adobsi sebagai Mobil murah dan ramah lingkungan.